Home   News   Field Trip ke Taman Mini Indonesia Indah (Kelas 4)

Field Trip ke Taman Mini Indonesia Indah (Kelas 4)

Pada hari Rabu, tanggal 27 September 2017, aku dan teman-temanku pergi ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Di TMII, pertama kami pergi ke Museum Indonesia. Museum Indonesia memiliki 3 lantai, yaitu :

Lantai 1 menjelaskan tentang Bhineka Tunggal Ika

LantaI 2 menjelaskan tentang Manusia dan Alam

Lantai 3 menjelaskan tentang Seni dan Karya

Pada lantai 1, kami dapat melihat berbagai macam pakaian adat dan alat musik tradisional. Kami juga melihat sebuah lukisan yang sangat besar yang disebut Citra Indonesia. Pada lukisan ini, terlihat peta Indonesia serta keragaman dari berbagai suku di Indonesia. Lukisan ini dilukis di kaca. Sebelah peta Indonesia, ada gambar burung Garuda. Kami sangat bangga dapat tinggal di Negara Indonesia yang memiliki banyak keragaman pakaian adat, alat musik, teman daerah, dan suku bangsa.

Di lantai 2, kami melihat alat transportasi tradisional, misalnya kapal dan gerobak sapi dari Madura. Kapal Pinisi merupakan salah satu kapal yang berlayar hingga India. Gerobak sapi merupakan alat transportasi gerobak yang ditarik oleh sapi. Kami juga melihat beberapa upacara tradisional, misalnya upacara potong gigi dari Bali dan upacara khitanan. Upacara potong gigi dilakukan setahun sekali dengan cara membuat bagian bawah gigi menjadi rata. Orang yang belum menikah harus melaksanakannya untuk mengusir roh jahat. Upacara khitanan masih ada sampai sekarang, namun saat ini tidak menggunakan pisau bambu. Pisau bambu lebih sakit daripada pisau biasa. Upacara ini hanya untuk laki-laki yang masih kecil. Ada juga kerajinan dari rotan, misalnya caping yaitu topi untuk para petani.

Di lantai 3, kami dapat melihat berbagai macam batik, dan mata uang yang digunakan Indonesia saat masih dijajah oleh Perancis, Jepang, dan Belanda. Ada juga beberapa patung dari emas dan perak.

Setelah ke Museum  Indonesia, kami pergi melihat Rumah Gadang. Rumah Gadang adalah rumah adat provinsi Sumatera Barat. Kami juga melihat miniatur Rumah Gadang dan pakaian adat Provinsi Sumatera Barat yaitu Bundo Kanduang.

Kami juga pergi ke Museum Riau. Disana, kami melihat alat-alat tradisional, diantaranya tempat tisu, teko, alat penanak nasi, dan cetakan kue. Ada juga tempat congklak yang terbuat dari kayu. Setelah itu kami makan siang di bus bersama. Kami makan ayam goreng dan nasi. Hmmm, rasanya enak sekali!

Terakhir, kami pergi ke Museum Listrik dan Energi Baru. Disana, kami melihat proses pembuatan listrik dari air (PLTA) dan alat-alat pembuatan listrik dari diesel (PLTD). Kami juga menonton video “Dari Mana Datangnya Listrik?”. Yang paling seru yaitu melihat robot yang menari menggunakan energi listrik. Kami juga melihat para penemu-penemu energi listrik. Misalnya Thomas Alva Edison, sang penemu lampu pijar.

Saat pulang ke sekolah, kami merasa sangat senang dapat melihat berbagai macam keanekaragaman, dan energi listrik. Semoga keragaman di Indonesia makin dikenal sampai mancanegara dan ingat, kita semua harus melestarikan budaya Indonesia dan menghemat energi listrik!

Callista Dominique Setiawan (4C)

 

 

 
    Calendar icon September 29, 2017 Category icon News

Share